Semua Orang Bisa Menjadi Penulis Buku Best Seller
RESUME
BELAJAR MENULIS GELOMBANG 9
Pertemuan
3
Semua Orang Bisa Menjadi Penulis Buku Best Seller
|
Tema
|
:
|
Semua Orang Bisa
Menjadi Penulis Buku Best Seller
|
|
Tanggal
|
:
|
13 April 2020
|
|
Waktu
|
:
|
12.00 – 13.00
|
|
Narasumber
|
:
|
Bapak Wijaya Kusumah
(Om Jay)
|
Belajar menulis online dengan tema menjadi
penulis buku best seller diawali dengan cerita dari narasumber yang mereview
buku yang ditulis oleh seseorang dan menjadi best seller. Beliau membeli buku tersebut kemudian membuat
resensi buku tersebut.
Setiap orang sebenarnya punya kesempatan untuk
menjadi penulis buku best selller. Bukunya laku di manca negara. Asalkan isi
bukunya menarik perhatian pembaca dan menginspirasi semua pembacanya untuk
mengambil pelajaran penting dari buku tersebut.
Ada 7 langkah yang harus anda tempuh untuk
menjadi penulis buku best seller versi Eni Setiati yaitu:
1.
Ingin Menjadi Penulis Buku
2.
Tekun Berlatih
3.
Mulailah menulis
4.
Motivasi diri untuk Menulis
5.
Pahami teknik penulisan buku
6.
Kenali bahasa Penulisan Buku
7.
Lakukan Riset menyeluruh
Menurut narasumber menjadi penulis itu membuat
kita kaya akan kreativitas dan imajinasi. Dua hal itulah yang belaiu
rasakan ketika terjun langsung dalam dunia kepenulisan yang begitu luas.
Saat teknologi informasi dan komunikasi
berkembang pesat saat ini, setiap orang dapat dengan mudah menerbitkan sendiri
bukunya. Mereka dapat dengan mudah memilih sendiri penerbit buku. Asalkan ada
modal uang, buku bisa segera diterbitkan.
Antara penulis dan penerbit tidak perlu saling
bertemu. Cukup berkomunikasi lewat internet, draft naskah buku dapat dikirimkan
ke email penerbit. Setelah proses editing dan disain cover selesai, pihak
penerbit akan menghubungi penulisnya.
Bila mereka saling sepakat, maka perjanjian
pun dibuat, dan penulis akan menikmati royalty buku dari penerbit mayor. Bila
anda berhubungan dengan penerbit indie, kita sendiri yang harus kerja keras dan
kerja cerdas memasarkan bukunya. Di sanalah jiwa enterpreneur atau jiwa
kewirausahaan seorang penulis teruji. Perlu strategi jitu dalam memasarkan
buku.
Narasumber sudah merasakan menerbitkan buku di
penerbit besar dan penerbit kecil. Penerbit mayor dan penerbit indie sama sama
punya peluang untuk menerbitkan buku best seller. Semua pilihan ada di tangan
penulis. Sebab hidup ini adalah pilihan. Pilihlah penerbit yang bisa anda
percaya.
Kepercayaan itu mahal di era disrupsi saat
ini. Terkadang ada saja oknum penerbit dan penulis yang nakal. Kepercayaan itu
akan tumbuh, kalau kita saling percaya dan saling membantu agar buku yang
ditulis laku.
Penulis dan penerbit harus berkolaborasi dalam
memasarkan buku agar menjadi buku best seller. Kita juga harus membantu para
penulis lain agar bukunya laku. Kalau sudah begitu, maka kerjasama saling
menguntungkan akan berlaku. Penulis dan penerbit sama-sama untung melulu.
Mereka saling tersenyum bahagia dan berjabat tangan dalam menerbitkan buku
selanjutnya yang sulit ditiru.
Semua orang bisa menulis dan semua orang bisa
eksis bila dia tahu persis akan kemampuan dirinya. Semua itu akan terjadi bila
mau berlatih menulis setiap hari. Seperti tulisan peserta belajar menulis
bersama omjay dan kawan kawan berikut ini:
PISANG COKLAT
Jajanan yang satu ini diproduksi dari
industri-industri rumahan atau orang Inggris bilang: Homemade/home industry.
Tapi jangan remehkan tampilan ataupun rasanya karena sekalipun berasal dari
industri rumahan, ia bisa “melenggang dan melanglang buana” hingga ke
mancanegara. Banyak yang di eksport ke luar negeri. Jajanan itu adalah Pisang
Coklat Rowosari dengan nama produk komersialnya, ROBANNA sebagai akronim dari
Rowosari Banana. Anda bisa memesannya secara online.
Robana terbuat dari pisang sebagai bahan utama
digoreng dengan balutan adonan tepung terigu, kemudian diberi aksen coklat
sebagai perupa dan peletup rasa. Ada banyak rasa yang disediakan selain coklat,
seperti: rasa keju, coklat keju, pedas, dan lain-lain. Gimana mendapatkannya? Tak perlu risau. Tanya
saja ke Mr. Google alamat dan nomor teleponnya atau atau go-food. Maka hanya
dalam hitungan menit Robanna sudah “pasrah” di depan Anda.
Kemudian dengan sigap tapi sopan Anda
tinggalkan Robanna sebentar untuk menyeduh teh atau kopi, boleh tubruk boleh
instan. Robanna, teh atau kopi menjadi teman bersantai di rumah sambil
mengerjakan “proyek” tantangan menulis tentang PISANG COKLAT yang diminta oleh
sang motivator yang juga inspirator guru Indonesia, Mr. Wijaya Kusumah
alias Omjay.
Dari berbagai buku yang dapat kita baca,
terutama buku best seller, kita dapat belajar dan dapat menumbuhkan motivasi
untuk menulis buku yang menjadi best seller, asalkan memiliki keyakinan. Selamat
belajar.
Ditulis oleh :
Reni Yunita, S.Pd.
SDN Singkar, Wonosari, Gunungkidul
D I Yogyakarta

Komentar
Posting Komentar